On my way home
"Kemarin aku pulang jalan kaki"
Kalimat itu meluncur ringan dariku ; disambut muka heran sahabatku; alisnya otomatis terangkat dua senti.
"Memang kenapa? ngirit ongkos ya?" Tanyanya polos; langsung menembak sisi keuanganku yang biasanya memang terbukti acak-acakan.
Bukan..
Bukan karena itu; aku sendiri juga tidak tahu darimana kudapatkan energi untuk bisa membawa kakiku berjalan dari kantor hingga rumah. Mungkin udara sore itu memang sejuk; senjanya indah dan cerah; seolah membuatku malas melewatkannya dengan cepat.
Ya; tanpa disadari, kita memang hidup dengan gaya hidup yang serba cepat, serba diburu-buru, mengejar waktu. Kemarin aku sadar, pergerakan yang serba cepat membuat kita sering melewatkan hal-hal sederhana yang sebenarnya penting. Hal-hal sederhana yang indah, yang tak tertangkap oleh mata kita yang sibuk. Terkadang kita memang harus melewatkan waktu seperti layaknya manusia menjalani waktunya. Tanpa tergesa.
Aku melihat banyak kemarin. Hal-hal sederhana itu, bisa menjadi begitu indah dan manis; mungkin bisa jadi semacam obat; berkhasiat membuat mata memandang lebih jernih, pikiran lebih tenang, hati menjadi hangat, paru-paru lebih bersih, dada jadi terasa lebih lapang..
Dan herannya, aku tak merasa kelelahan..
"Apa sih sebenarnya yang kamu lihat?" Tanyanya; yang cuma kusambut dengan senyuman..
Penasaran?
Come & Change..
I’m bored
Well that’s wasn’t somethin new..
Almost everybody knows that I’m easily get bored..
But this time it’s a bit different; I think it’s starts to be over the edge..
I’m sooooo bored!!
Someone come and change my life, please..
Uncategorized | Comment (0)