“Siapa yang lupa buang Tisu Toilet?”
"Siapa yang lupa buang Tisu Toilet?"
Fiuuuh.. ternyata kehidupan di kantor gak serumit kelihatannya. Asal kita tahu orang yang tepat untuk diajak berteman, semuanya akan berjalan mulus mulus saja. Sayangnya enggak semua orang berhasil berteman dengan "orang yang tepat" itu. Asal tau aja, sebenarnya dunia kantoran gak jauh beda dengan sekolahan. Ada grup-grup tertentu dengan kelas sosial tertentu pula. Kelompok "Populer" bakalan dijamin mempunyai kelebihan di banding kelompok "enggak populer" (ini sebutan yang halus, daripada ditulis sebagai kelompok yang "enggak penting" :p).
Sayangnya, untuk masuk ke kelompok penting/populer di dunia kerja, kadang bukan melulu berdasarkan peringkat, prestasi, atau grade kualitas seperti di bangku sekolah (walau kadang ini juga bukan satu-satunya faktor). Kadang untuk masuk ke kalangan penting, kita justru dituntut untuk melakukan hal-hal yang "tidak penting". Lihat saja kalimat di atas, penting gak? :))
Jawabannya : tergantung..
Buat sebagian orang, penting banget kalau bisa lebih dulu tahu bahwa Dewi Yul itu ngerokok. Why? Well.. kind of hard to explain, but that the way it is.. Gosip adalah salah satu pemersatu (kalimat yang agak aneh?) kehidupan sosial dalam dunia kerja. That’s one of a million hipothesis I’ve discovered, recently! Kenapa baru recently? Because before, I’m not include in this "elite/popular group"’s conversations.. Maksudnya, sebelum-sebelumnya, jujur saja saya enggak pernah tahu apa sebenarnya yang dibicarakan dalam "forum" itu.
Big smile for those who starts to get my point.
Jadi, dimana kedudukan saya sekarang? Well.. If I can say, I’ll prefer stay on the "grey area". Tempat ini agak kurang menguntungkan, tapi di lain pihak justru menyenangkan. Ini daerah aman untuk keep in touch dengan kalangan terbaik, tapi tetap bebas mengeluarkan suara hati.
Inspirasi bisa datang setiap saat, jadi bersiaplah. Tapi di dunia kerja, jika semuanya jadi begitu membosankan, enggak ada salahnya ikut sebentar dalam permainan populer ini ; "Who Leaves the Toilet Paper? "
(Ditulis dengan senyum simpul
thanks buat inspiratorku.. you’re great, really..! )
Leave a Reply